Tips Sukses Bisnis Waralaba

Tips Sukses Bisnis Waralaba – Saat ini jumlah waralaba atau franchise di Indonesia telah berkembang sangat pesat. Jumlahnya tak kurang dari 1.000 waralaba dengan jumlah gerai atau outlet tak kurang dari 40.000. Sedang jumlah tenaga kerja yang mampu digunakan tembus diangka 700.000. Melihat data yang ada tentu saja menjadikan bisnis ini begitu menggiurkan. Dengan analisa dan perencanaan yang matang maka besar kemungkinan akan sukses.

Salah satu keunggulan dari waralaba biasanya adalah mempu memprediksi tingkat keberhasilan suatu outlet sehingga kapan balik modal sudah bisa ditebak dari awal. Hal itu bisa didapat bila syarat dan ketentuan yang ada terpenuhi dengan baik. Syarat utama untuk sukses dalam bisnis waralaba tentu saja pemilihan tempat yang tepat. Bila salah pilih lokasi bisa jadi akan sepi peminat sehingga modal tidak akan cepat kembai. Selain itu biasanya ada faktor promosi untuk area sekitar outlet. Pasalnya untuk promosi skala besar sudah dilakukan pemilik waralaba.

Salah satu alasan waralaba bisa menjamur adalah jumlah penduduk di Indonesia yang sangat banyak. Mayoritas dari mereka adalah orang-orang yang memiliki perilaku konsumtif. Hanya saja tetap perlu dicatat bahwa selera pasar terus berkembang. Jenis waralaba khususnya untuk jenis kuliner harus bisa terus berinovasi. Bila tidak pasti akan tergerus selera pasar yang berkembang sangat cepat.

Agar waralaba yang dipilih cepat mendatangkan untung setidaknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

Analis gerai atau outlet

Sebelum memutuskan membeli franchise atau waralaba sebaiknya melakukan studi atau penelitian tentang tingkat keberhasilan gerai atau outlet yang telah berjalan. Waralaba dikatakan sehat bila 70 persen dari gerai atau outlet yang ada sukses.

Salah satu indikator keberhasilan dari usaha ini adalah terjadinya break event point (BEP) sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Untuk kategori istimewa maka BEP terjadi jauh lebih cepat dari ketentuan yang ada.

Minim persaingan internal

Bisnis yang baik harus sehat dari awal. Sehat dalam artian tidak ada konflik internal khususnya sesama pemilik gerai. Konflik yang telah ada sejak awal itu bagaikan bom waktu yang kapan saja bisa meledak.

Konflik ini sangat mungkin terjadi karena tiap gerai pasti akan berusaha untuk mendapat untung sebanyak-banyaknya. Sedang gerai lain diluar yang ada bisa dianggap sebagai saingan atau kompetitor.

Jaga positioning produk

Waralaba pada umumnya bersifat tentative atau hanya booming pada suatu waktu. Hampir tidak ada waralaba yang bisa booming bertahun-tahun karena akan diserbu produk baru. Meski begitu perlu dijaga bagaimana membuat usaha tetap bertahan walau sudah bukan jamannya lagi.

Namun pemilik waralaba tidak perlu kuatir karena dari pihak pemilik merek akan senantiasa melakukan inovasi atau menciptakan produk baru yang mampu menjaga positioning produk.

Tingkatkan standar pelayanan 

Setiap franchise telah membuat standar pelayanan baku untuk masing-masing proses dalam bentuk standar operasional prosedur (SOP). Walau telah ada baiknya pemilik franchise meningkatkan standar kualitas pelayanan terutama yang langsung terkait dengan konsumen.

Beri sesuatu yang beda, yang lebih baik daripada gerai lain. Kalau tidak bisa meninggalkan kesan yang baik dan beda dengan gerai tetangga bisa jadi seluruh konsumen akan pindah ke gerai tetangga.

Perhatikan keseimbangan support dengan ekspansi

Tips terakhir ini benar-benar harus dijaga, terutama bagi mereka yang telah memiliki dua gerai atau lebih. Bila tidak bisa jadi akan muncul rasa cemburu dan berakibat ada konflik internal. Parahnya mereka memilih cenderung diam dan tidak melakukan supporting terhadap gerai lain.

Buat rambu-rambu sederhana tapi mudah dimengerti bahwa ada kode etik dalam tiap usaha. Tujuannya agar satu sama yang lain tidak main serobot dan mengakibatkan persaingan yang tidak sehat.

Baca Juga : email palsu berisi formulir Paypal [Hati-hati]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *